Anda dapat mendownload Rufus dari link berikut ini (dengan FreeDOS atau tanpa FreeDOS) :
- Rufus v1.1.3 with FreeDOS support (407 KB)
- Rufus v1.1.3 without FreeDOS support (146 KB)
Cara menggunakan Rufus sangat mudah, ikuti step-stepnya sebagai berikut :
- Pada opsi “Device” pilih USB drive yang akan dijadikan USB bootable.
- Saat device sudah dipilih, maka kapasitas nya akan tampil pada “Capacity”.
- Pada filesystem pilih default saja (FAT32).
- “Cluster size” pilih default juga (8192 bytes – Default).
- “New volume label” isikan label untuk bootable USB anda, misalnya Windows 7, Ubuntu, dan sebagainya.
- Pada bagian “Format Options” :
- Hilangkan centang pada “Check device for bad blocks” karena akan memperlambat proses pembuatan bootable USB. Tapi kalo USB anda “sedikit” bermasalah (misalnya lambat pada saat proses baca/tulis file), opsi ini dapat dipilih.
- Tandai centang pada “Quick Format” agar format berjalan lebih cepat.
- Tandai centang pada “”Create a bootable disk using:”. Disini anda dapat memilih CD/DVD image (ISO), FreeDOS atau MS-DOS (FreeDOS dan MS-DOS dapat dipilih jika anda ingin membuat bootable USB berbasis DOS / tanpa sistem operasi) . Klik gambar DVD drive untuk browse / memilih file ISO.
- JANGAN tandai “Create extended label and icon files”
- Terakhir, pilih “Start” untuk memulai pembuatan bootable USB.
Saat anda menggunakan bootable USB, jangan lupa menyetting BIOS agar “membaca” USB anda pada saat melakukan booting. Untuk mengakses menu BIOS, tekan Del pada komputer anda (atau F2 / F10 pada laptop / netbook), kemudian carilah “Boot devices priority” atau sejenisnya dan pilih USB device sebagai perangkat pertama untuk melakukan booting.
Setelah USB Flashdisk sudah siap(Bootable), jangan lupa untuk menyetting BIOS, Supaya menjadikan USB Flashdisk sebagai media pertama saat melakukan proses booting. Untuk mengakses menu BIOS, cukup nyalakan/ restart komputer sobat, kemudian tekan tombol delete (DEL).
* Biasanya untuk masuk ke menu BIOS, tombol yang paling umum digunakan adalah DEL, F1, F2, atau Fn + F2, tergantung dari manufacturer motherboard laptop/ komputer PC sobat.
1. Setelah itu sobat akan melihat tampilan menu BIOS seperti gambar di bawah ini. Selanjutnya, pindah dari tab MAIN menuju BOOT dengan menggunakan tombol arah ← → pada keyboard.
2. Pada tab boot, kamu akan melihat tampilan seperti dibawah ini. Dan bisa kamu lihat di gambar, bahwa device yang berada di urutan paling atas adalah HDD. Itu artinya, komputer atau laptop kamu akan melakukan booting pertama kali dari HDD.
3. Supaya proses booting menjadi dari Removable Devices, kamu perlu menempatkan Removable Devices Berada di urutan pertama/ paling atas. Caranya, pilih Removable Devices, kemudian geser sampai keatas menggunakan tombol -/ + Untuk Change Value. Lihat Gambar!
4. Jangan ketinggalan pula untuk memasukan USB Flahdisk. Selanjutnya tekan tombol F10 untuk menyimpan hasil setting sekaligus keluar dari menu BIOS.
Lalu, Bagaimanakah langkah-langkah untuk menginstal windows 7-nya??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar